Review Sabun Kojie San

Jujur!! Review Sabun Kojie San Selama 1 Minggu

Review Sabun Kojie San – Apakah kalian sudah dengar tentang sabun Kojie San? Jadi, awalan saya tahu masalah sabun ini karena hasil baca-baca di twitter. Menurut ulasan dari banyak pengguna Twitter, sabun ini di-claim dapat memutihkan kulit.

Sebenernya saya sendiri tidak begitu terobsesi mempunyai kulit putih. Akan tetapi setelah pulang dari Bali, saya cukup dibikin terguncang dengan warna kulitku yang benar-benar gelap.

Warna kulit asliku itu kecoklat-coklatan, and I am so proud of it. Hanya tiap pulang ke Bali, warna kulitku jadi 2x lebih gelap dari warna aslinya. Sampai foundation saja sulit untuk menyatu di kulitku yang makin gelap. Bermula dari main-main, saya coba membeli sabun Kojie San ini.

Gimana hasilnya setelah memakai sabun ini? Simak Review Sabun Kojie san setelah penggunaan aktif selama seminggu.

Review Tentang Sabun KOJIE SAN

Saya membeli sabun ini di Superindo dengan harga sekitar 30-35ribu rupiah. Untuk ukuran sabun, menurutku harga ini cukup tinggi. Sabun ini memiliki komposisi Kojic Acid, jeruk, VCO, Glycerine, Konsentrat Sayur dan Vitamin C.

Packagingnya kotak putih getho dengan berat 135 gram. Waktu membukanya, saya cukup kaget karena sabun ini berwarna orange sekali, serupa dengan sabun papaya yang dahulu mengakui diri bisa memutihkan muka. Bukan hanya itu, sabun ini termasuk keras dan tidak lembek seperti sabun pada umumnya.

Awalannya saya potong 1/2 dan saya simpan di kamar mandi. Terakhir saya baru sadar, meskipun permukaan atasnya keras, sabun kojie san ini cepat sekali mencair jika terkena air. Jadi saran saya yaitu potong kecil sabunnya dan di simpan dalam tempat mangkuk kecil. Supaya jika terkena air lelehan sabunnya masih ada didalam mangkuk, dan dapat digunakan kembali.

Cara Memakai

Langkah memakainya sangat sederhana seperti menggunakan sabun biasa. Hanya saya gosokkan pada tangan sampai membusa, dan busanya saya pakai di area muka sambil didiamkan sesaat (lebih kurang 1 menit). Setelah itu dibilas dengan air.

Sabun ini cukup pedih di mata, jadi saat memakainya kalian harus berhati-hati yaa.

Pendapatku tentang Sabun Kojie San

Pertama kali saya menggunakan sabun ini mukaku terasa kering sekali. Jadi demikian dibasuh dan muka kering, saya merasa kulit mukaku ketat getho dan cukup kering. Karena itu saya selalu cepat-cepat gunakan Toner, Essence dan pelembab sesudah bersihkan muka dengan sabun ini.

Pada awal penggunaan, kecuali berasa mukaku kering, ada pula bruntusan/jerawat-jerawat kecil ada di dagu, duh sebel sekali. Tetapi saya masih mencoba untuk lanjutkan penggunaan. Baru dua hari menggunakan sabun ini, saya harus mengakui jika saya mulai merasakan ketidaksamaan di kulit bagian muka. Kulit mukaku terasa menjadi lebih ceria!

Kemungkinan beberapa orang di sekitarku tidak terlampau berasa ya, masalahnya saya bertanya kepada teman ucapnya sama saja. Tetapi dapat saya rasakan sendiri perbedaannya!

Dalam kurun waktu satu minggu, kulit muka saya balik ke warna kulit umumnya. Wih, mantap sekali! Cepat bangeeeett!

Meskipun benar-benar berpengaruh membuat cerah muka, saya harus terima realita jika produk ini membuat muka saya lebih kering. Ggggrrh!

Sukurnya muka yang awalnya berminyak sekali, produk ini membuatnya menjadi kering. Tetapi tidak sampai mengganggu performaku.

Penutup

Oke, gitu saja yang dapat saya sharing masalah sabun kojie san. Apa saya akan membeli kembali? Heemm.. belum juga pasti. Kemungkinan saya ingin mencoba skincare lain, karena makin ke sini, dampak mencerahkannya sepertinya sudah usai sampai ke warna kulit asliku.

Jika kalian pernah gunakan sabun Kojie San ini, bisa narasi di kolom komentar ya. Terima kasih!